|
Mulia dan tak ternilai.
Anugrah dari Tuhanku.
Putra tunggalMu
Kau relakan untuk mati tebus dosaku
Apa arti diriku ini
hingga kau menyatakan
aku bagaikan biji mataMu yang tak pernah kau kan tinggalkan.
Tak mungkin ku mengerti
keslamatan yang Kau bri
tapi ku percaya.
Tak mungkin ku mengerti.
Betapa dalamnya cintaMu.
Tapi kutahu Kau Tuhanku
|